Blog

Berita, pembaruan, pengumuman dan informasi terbaru tentang equity crowdfunding properti. Berita & informasi investasi crowdfunding terpercaya - Julizar.com

Cara Membuat Feasibility Study atau Studi Kelayakan

Cara Membuat Feasibility Study atau Studi Kelayakan

Apa itu Studi Kelayakan?

Studi kelayakan adalah analisis yang memperhitungkan semua faktor yang relevan dalam suatu proyek. Feasibility Study mempertimbangkan banyak faktor seperti ekonomi, teknis, hukum, dan lain lain, Tuajuannya adalah untuk memastikan proyek dengan sukses. Studi kelayakan juga dapat memberikan informasi penting kepada manajemen perusahaan yang dapat mencegah perusahaan memasuki bisnis yang berisiko yang tidak terkendali atau tidak terduga.

Studi kelayakan merupakan sebuah penilaian terhadap kepraktisan rencana kerja atas rencana investasi yang diusulkan. Sesuai namanya, penelitian ini akan menjawab pertanyaan:

  • Apakah proyek ini layak dan dapat di lakukan?
  • Apakah kita memiliki orang, alat, teknologi, dan sumber daya yang diperlukan agar proyek ini berhasil?
  • Apakah proyek akan memberi kita laba atas investasi (ROI) yang kita butuhkan dan yang di harapkan?

Tujuan dari studi kelayakan adalah sebagai berikut:

  • Untuk memahami secara menyeluruh semua aspek pekerjaan, konsep, atau rencana.
  • Untuk mengetahui setiap potensi masalah yang dapat terjadi saat melaksanakan proyek
  • Untuk menentukan apakah, setelah mempertimbangkan semua faktor penting, proyek itu layak dan dapat dilakukan
  • Menghitung biaya
  • Melakukan analisa pesaing
  • Dan lain lain

7 Langkah Membuat Studi Kelayakan

  • Membuat analisis pendahuluan
  • Menyiapkan data yang dibutuhkan
  • Lakukan survei pasar, atau lakukan riset pasar
  • Menyusun laporan
  • Tinjau dan analisis semua data
  • Buat keputusan

Mengapa Studi Kelayakan Penting dalam Manajemen Proyek

Sesuai namanya, analisis kelayakan digunakan untuk menentukan kelayakan suatu ide, seperti memastikan proyek layak secara hukum dan teknis serta dapat dibenarkan secara ekonomi. Ini memberi tahu kita apakah suatu proyek layak atau tidak untuk di investasikan. Dalam beberapa kasus, suatu proyek mungkin tidak dapat dilakukan. Mungkin ada banyak alasan untuk ini, termasuk membutuhkan terlalu banyak sumber daya, yang tidak hanya mencegah sumber daya tersebut dari melakukan tugas-tugas lain, tetapi juga mungkin menelan biaya lebih besar daripada yang akan diperoleh organisasi dengan mengambil proyek yang tidak menguntungkan.

Studi yang dirancang dengan baik harus menawarkan latar belakang historis dari bisnis atau proyek, seperti deskripsi produk atau layanan, laporan akuntansi, perincian operasi dan manajemen, riset dan kebijakan pemasaran, data keuangan, persyaratan hukum, dan kewajiban pajak. Secara umum, studi tersebut mendahului pengembangan teknis dan implementasi proyek.

ARTIKEL TERKAIT

Pinjaman Online - Cara Cepat Dapat Uang Dalam 1 Hari

Rumus Dan Cara Menghitung Payback Period

Mau Jadi Developer Properti? Baca 6 Tips Lengkap Cara Mengembangkan Lahan

Get Contacted

Site under development