Blog

Berita, pembaruan, pengumuman dan informasi terbaru tentang equity crowdfunding properti. Berita & informasi investasi crowdfunding terpercaya - Julizar.com

Cara Menghitung Break Even Point (BEP) - Titik Impas

Cara Menghitung Break Even Point (BEP) - Titik Impas

Definisi Titik Impas atau Break Even Point (BEP)

Dalam akuntansi, titik impas mengacu pada pendapatan yang diperlukan untuk menutupi jumlah total biaya tetap dan variabel perusahaan selama periode waktu tertentu. Pendapatan dapat dinyatakan dalam rupiah atau dollar (atau mata uang lainnya), dalam satuan, jam layanan yang disediakan, dll.

Perhitungan dasar titik impas dalam penjualan selama setahun adalah: biaya tetap (manufaktur tetap, operasional, bunga, dan biaya lain) untuk tahun tersebut dibagi dengan rasio margin kontribusi atau persentase.

Perhitungan dasar titik impas dalam unit yang terjual selama setahun adalah: biaya tetap untuk tahun tersebut dibagi dengan margin kontribusi per unit produk.

Contoh Titik Impas atau Break Even Point (BEP)

Untuk menggambarkan titik impas, mari kita asumsikan bahwa pengeluaran tetap perusahaan adalah RP 480.000.000 untuk setahun, biaya variabelnya (variabel manufaktur, variabel SG&A, variabel bunga) rata-rata Rp 8.000 per unit produk, dan harga jualnya rata-rata Rp 20.000 per unit. Hasilnya adalah margin kontribusi rata-rata Rp 12.000 per unit dan rasio margin kontribusi rata-rata 60% (Rp 12.000 dibagi dengan harga jual rata-rata Rp 20.000). Dengan menggunakan informasi ini, perusahaan akan memiliki:

Titik impas dalam dolar penjualan Rp 800.000.000 [Rp 480.000.000 dibagi 60%]

Titik impas dalam satuan produk 40.000 [Rp 480.000.000 dibagi dengan Rp12.000 per unit]

Perhitungan titik impas didasarkan pada asumsi bahwa perubahan dalam biaya variabel perusahaan terkait dengan perubahan pendapatan. Asumsi ini mungkin tidak berlaku untuk berbagai alasan termasuk perubahan dalam campuran produk yang dijual dan berbagai kontribusi margin produk.

Tentang titik impas

Asal-usul titik impas dapat ditemukan dalam konsep ekonomi "the point of indifference". Menghitung titik impas perusahaan telah terbukti menjadi alat yang sederhana dan alat ukur analisis kuantitatif untuk para manajer. Analisis titik impas, dalam bentuknya yang paling sederhana, memfasilitasi wawasan tentang fakta tentang pendapatan dari suatu produk atau layanan, menggabungkan kemampuan untuk menutupi biaya produksi yang relevan dari produk atau layanan tertentu atau tidak. Selain itu, titik impas juga membantu manajer karena info yang diberikan dapat digunakan dalam membuat keputusan penting dalam bisnis, misalnya menyiapkan tawaran, menetapkan harga, dan mengajukan pinjaman.

Analisis titik impas adalah alat sederhana dalam mendefinisikan jumlah penjualan terendah yang akan mencakup biaya variabel dan tetap. Selain itu, analisis tersebut memfasilitasi para manajer dengan jumlah yang dapat digunakan untuk mengevaluasi permintaan di masa depan. Jika, dalam kasus tertentu, titik impas berada di atas perkiraan permintaan, yang mencerminkan kerugian pada produk, manajer dapat menggunakan info ini untuk mengambil berbagai keputusan. Dia mungkin memilih untuk menghentikan untuk memproduksi produk, atau meningkatkan strategi periklanan, atau bahkan membuat harga kembali suatu produk untuk meningkatkan permintaan.

Penggunaan penting lain dari titik impas adalah membantu dalam mengenali relevansi biaya tetap dan variabel. Pentingnya titik impas, oleh karena itu, tidak dapat dilebih-lebihkan untuk bisnis yang sehat dalam pengambilan keputusan. Namun, penerapan analisis titik impas dipengaruhi oleh banyak asumsi. Pelanggaran terhadap asumsi-asumsi ini dapat menghasilkan kesimpulan yang salah.

ARTIKEL TERKAIT

Cara Mendapatkan Passive Income - Penghasilan Pasif Dari Real Estat.

Apa Pengertian Periodic Rate Dan Definisi Periodic Rate.

Cross Selling dan Upselling - Cara Cerdas Meningkatkan Penjualan.

Rumus Break Even Point

Rumus yang digunakan untuk analisis Break Even Point ini terdiri dari dua macam sebagai berikut:

Dasar Unit Berapa unit jumlah barang/jasa yang harus dihasilkan untuk mendapat titik impas:

BEP = FC /(P-VC)

Dasar Penjualan Berapa rupiah nilai penjualan yang harus diterima untuk mendapat titik impas:

FC/ (1 – (VC/P))* Penghitungan (1 – (VC/P)) biasa juga disebut dengan istilah Margin Kontribusi Per Unit.

Get Contacted

Site under development