Blog

Berita, pembaruan, pengumuman dan informasi terbaru tentang equity crowdfunding properti. Berita & informasi investasi crowdfunding terpercaya - Julizar.com

Rumus Dan Cara Menghitung Payback Period - Periode Pengembalian

Rumus Dan Cara Menghitung Payback Period - Periode Pengembalian

Apa Payback Period ?

Periode adalah Cara untuk mengembalikan suatu modal yang telah dikluarkan pada sebuah perusahaan dalam jangka waktu tertentu, dan dilakukan melalui keuntungan yang diperoleh pada proyek yang telah direncanakan. Jadi payback periode mengacu pada jumlah waktu yang diperlukan untuk mengembalikan modal investasi. Sederhananya, periode pengembalian atau payback periode adalah lamanya waktu investasi mencapai titik impas.Pengembalian yang lebih pendek berarti investasi yang lebih menarik.

Penting: Investor dan manajer dapat menggunakan Payback Period untuk membuat penilaian cepat atas investasi mereka.

Konsep periode pengembalian umumnya digunakan dalam penganggaran keuangan dan modal. Tetapi juga telah digunakan untuk menentukan penghematan biaya teknologi efisiensi biaya.

Memahami Payback Period

Berbicaa tentang Corporate finance atau keuangan perusahaan adalah seegala sesuatu tentang anggaran modal dan investasi. Salah satu konsep terpenting yang harus dipelajari setiap analis keuangan perusahaan adalah bagaimana menilai kelayakan investasi atau proyek. Analis harus menemukan cara yang dapat diandalkan untuk menentukan proyek atau investasi yang paling menguntungkan untuk dilakukan. Salah satu cara analis keuangan perusahaan melakukan ini adalah dengan menggunakan Payback Period atau periode pengembalian.

Periode pengembalian adalah biaya investasi dibagi dengan arus kas tahunan. Semakin pendek pengembalian, semakin diinginkan investasi. Sebaliknya, semakin lama pengembaliannya, semakin sulit untuk menerima investasi atau proyek tersebut.

Tetapi ada satu masalah dengan periode pengembalian. Ini mengabaikan nilai waktu dari uang Time Value of Money (TVM), tidak seperti metode penganggaran modal lainnya seperti Net Present Value (NPV), tingkat pengembalian internal (IRR), dan diskon arus kas.

Rumus Payback Period

Rumus periode pengembalian jika arus kas per tahun dengan jumlah berbeda

Payback Period = n + (a-b) /(c-b) x 1 tahun

n = Tahun terakhir dimana jumlah arus kas masih belum bisa menutup investasi awal. a = Jumlah investasi awal. b = Jumlah kumulatif arus kas pada tahun ke – n c = Jumlah kumulatif arus kas pada tahun ke n + 1

Rumus pengembalian aliran kas per tahun jumlahnya sama.

Payback Peiod = (investasi awal) /(arus kas) x 1 tahun

Contoh Kasus Payback Period

Metode rata rata

Perusahaan ABC mengeluarkan modal sebesar Rp 100.000.000 untuk mesin baru, dengan catatan semua dana dibayarkan ketika mesin diperolehdengan masa investasi lima tahun, alat berat itu diperkirakan membutuhkan Rp 10.000.000 biaya pemeliharaan tahunan, dan diharapkan akan menghasilkan Rp 50.000.000 dari pembayaran dari pelanggan. Karenanya, arus kas positif tahunan bersih diperkirakan Rp 40.000.000. Ketika pembayaran awal sebesar Rp 100.000.000 dibagi dengan arus kas masuk tahunan Rp 40.000, hasilnya adalah periode pengembalian 2,5 tahun.

ARTIKEL TERKAIT

Cara Menghitung Break Even Point (BEP).

Cara Menghitung KDB dan KLB Bangunan.

Cara Menghitung Net Present Value

Get Contacted

Site under development